Ini Dia 4 Tips Agar Kunjungan ke Museum bersama Anak-anak Menjadi Menyenangkan

Ini Dia 4 Tips Agar Kunjungan ke Museum bersama Anak-anak Menjadi Menyenangkan

1.5K
It's not a museum. It's not a place of artefacts; it's a place of ideas. ~ Jeanie Kahnke

Ke mana Mama membawa anak-anak kalau lagi pengin main? Mal?

Hmmm, di Hari Museum Internasional ini, Rocking Mama menyarankan agar Mama mengajak anak-anak untuk main ke museum sesekali.

Museum? Ummm ... bagaimana jika anak-anak bosan? Apa asyiknya nonton museum? Ih, nggak kekinian banget deh!

Well, salah satu objek wisata yang menarik sekaligus dapat menambah wawasan si kecil adalah museum. Namun, kadang ini memang bisa dibayangkan juga sih, akan membosankan untuk si kecil. Apalagi ada aturan “Dilarang Menyentuh” yang sering kita lihat di dalam museum. Makin susahlah untuk orangtua mengajak anak-anak yang masih suka sekali bereksplorasi dengan sentuhan untuk mengunjungi museum. Iya nggak, Ma?

Namun, pemerintah dan para pengelola museum juga kini makin memperhatikan, betapa pentingnya anak-anak belajar mencintai ilmu pengetahuan dengan mengunjungi museum ini. Maka kemudian beberapa peraturan pun diubah. Ada banyak museum bahkan sudah menyediakan wahana agar anak-anak lebih bisa bereksplorasi dengan leluasa.

Tentunya langkah pemerintah dan pengelola museum ini patut kita hargai ya, Ma, bagaimana mereka berusaha mendekatkan museum pada anak-anak. Makanya, ayo, kita mulai ajak anak-anak untuk mencintai museum dengan sesekali mengunjunginya.


Baca juga: Ini Dia 11 Museum di Dunia yang Paling Menakjubkan dan Harus Dikunjungi!


Nah, kalau biasanya mengunjungi mal yang sarat dengan segala macam bentuk hiburannya, tentu Mama akan mengalami sedikit kesulitan untuk mengajak anak-anak main ke museum, ya.

Tapi tenang, Ma. Seperti biasa, Rocking Mama selalu punya 1.001 cara dan trik untuk apa saja, termasuk membuat kunjungan ke museum bersama si kecil menjadi menyenangkan bahkan sejak mereka baru datang ke lokasi.

Nah, berikut ini 4 tip agar kunjungan ke museum lebih menyenangkan bagi si kecil.


1. Survey dulu museum tujuan Mama


Meski Mama nanti hanya berkunjung bersama keluarga, dan mungkin tidak terlalu repot, akan ada baiknya jika Mama melakukan survey lebih dulu mengenai museum yang ingin Mama kunjungi.

Tak perlu mendatangi museum satu per satu, Ma. Mama bisa melakukan survey secara online. Apa yang perlu Mama survey? Mama bisa mencari informasi, misalnya seperti ada fasilitas apa saja yang disediakan oleh museum, apakah museum tersebut memang punya target pengunjung anak-anak atau umum, objek-objek apa saja yang dipamerkan di dalam museum, dan lain sebagainya.


Baca juga: Kiddle Hadir untuk Menjadi Teman Orangtua dalam Mendampingi Anak Berselancar di Dunia Maya


2. Tak perlu melihat semuanya


Persiapkan diri Mama agar tak perlu memaksa si kecil untuk bisa melihat semua koleksi museum. Pasti ada saja alasannya, jika si kecil sudah mulai bosan. Jika di museum disediakan wahana untuk anak-anak, mungkin akan lebih baik Mama segera membawanya untuk bermain di sana. Atau Mama bisa membawanya keluar museum sejenak untuk beristirahat, dan kemudian melanjutkan lagi setelah si kecil sudah merasa bergairah lagi.

Tak harus melihat semua koleksi untuk bisa menambah pengetahuan si kecil kok, Ma. Jangan lupa untuk membawa pulang brosur museum yang menarik, atau Mama bisa melanjutkan petualangan Mama dan si kecil dengan menyusuri internet sepulangnya dari museum. Perlihatkan objek-objek yang tadi sempat dilihatnya, dan yang belum sempat dilihatnya. Mama nggak perlu harus tahu segalanya mengenai objek-objek tersebut, yang penting Mama mendampinginya selama mencari tahu bersama-sama.


3. Selalu berbicara mengenai bentuk dan warna


Anak-anak sangat tertarik akan bentuk dan warna. Jadi Mama bisa memperbanyak cerita mengenai bentuk dan warna objek museum yang sedang dilihatnya. Jika museum mengizinkan pengunjung untuk menyentuh objek, ajak si kecil untuk mengeksplorasi tekstur objek tersebut.

Tanyakan apakah mereka menyukainya atau tidak, dan hal-hal apa yang membuat mereka suka dan apa yang membuat mereka tak suka. Jika museum yang Mama kunjungi adalah museum seni, Mama bisa mengajak si kecil untuk berdiskusi, bagaimana jika dia menjadi seniman yang membuat objek tersebut. Tanyakan padanya, warna apa yang dia pakai, dan mengapa dia menggunakan warna itu, atau bentuk apa yang akan dia tambahkan dan lain sebagainya.


Baca juga: Ini Dia 13 Buku Anak Terasyik Sepanjang Masa versi Rocking Mama!


4. Tak perlu memaksakan diri


Seperti poin kedua di atas, Mama tak perlu memaksakan diri. Jika anak-anak tak menikmati kunjungannya ke museum, jangan Mama paksakan untuk tetap tinggal. Mama bisa pulang kapan saja.

Mengunjungi museum memang seharusnya menyenangkan, namun kadang anak-anak punya mood yang tak bisa diprediksi. Meski Mama hanya 30 menit berada di dalam museum, percayalah, anak-anak tetap mendapatkan sesuatu darinya. Mama bisa mencoba menanyakan, misalnya tadi melihat apa saja, bentuknya bagaimana dan lain sebagainya, dalam perjalanan pulang. Mama mungkin akan kaget sendiri mendengar jawaban anak-anak.


Baca juga: Mau Traveling Bareng Balita dan Bingung Persiapannya? Berikut Ini Beberapa Tips Praktis yang Bisa Mama Coba!


Nah, happy international museum day ya, Ma! Yuk, rajin-rajin mengunjungi museum, agar wawasan kita semakin luas!

Selamat berwisata!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 4 Tips Agar Kunjungan ke Museum bersama Anak-anak Menjadi Menyenangkan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar