Terlalu Banyak Makan Padahal Lagi Diet? Ini Tips untuk Membebaskan Rasa Bersalah Mama

Terlalu Banyak Makan Padahal Lagi Diet? Ini Tips untuk Membebaskan Rasa Bersalah Mama

1K
Jangan sampai ya, Ma, hanya gara-gara sepotong kecil cheese cake, Mama jadi merasa bersalah terus. Usir si galau dengan cara berikut!

Pernah nggak sih Ma merasa sangat bersalah karena terlanjur menyantap sepotong kue, cokelat, atau es krim? Padahal yang masuk ke dalam mulut cuma sedikit tapi kepikiran terus.

"Kenapa tadi saya makan donat ya? Ugh ... harusnya jangan dimakan! Duh, rasanya nyesel banget deh!"

Siapa sih yang nggakingin punya tubuh langsing? Memiliki tubuh ideal memang dambaan semua perempuan, termasuk juga pria. Tapi apa daya kalau di depan mata aneka camilan dan makanan tampak menggugah selera. Akhirnya nggak tahan juga kan, Ma?

Well, sebenarnya Mama nggak perlu merasa bersalah sampai segitunya juga sih. Bagaimanapun makanan itu, selain memang kebutuhan utama kita, tapi bagi sebagian orang merupakan mood booster. Bener nggak, Ma?

Tapi, namanya perempuan, yang juga harus menjaga penampilan, hubungan kita sama makanan ini bisa menjadi semacam love and hate relationship deh. Hihihi. Calm down, Mama! Nggak usah berlarut-larut deh, rasa bersalahnya ya.

Supaya tidak kepikiran terus, coba deh cara untuk membuat Mama nyaman kembali berikut ini!


    Sugesti diri!


    Jika Mama terlanjur menyantap kue atau makanan berlemak lainnya, jangan buru-buru merasa bersalah ya.

    Katakan beberapa hal ini secara berulang-ulang pada diri sendiri.

    "Makanan yang baru saja saya makan itu nggak akan menjadi lemak di tubuh saya."

    Atau bisa juga katakan yang seperti ini.

    "Saya tidak akan jadi gemuk cuma karena sepotong kue."

    Ucapkan kalimat itu berkali-kali dalam hati atau bisa juga dengan suara pelan agar lebih yakin. Tanamkan kata-kata itu dalam benak sedalam-dalamnya agar hati dan pikiran Mama tidak dihantui rasa bersalah tadi.

    Mengapa? Karena terkadang apa yang ada dalam pikiran kita akan muncul sesuai dengan yang kita pikirkan, Ma. Jadi kita harus menngantisipasinya juga dengan memberikan sugesti yang positif pada diri sendiri.

    Setelah itu, cobalah lupakan kejadian tadi, dan jangan diingat lagi apa saja yang sudah kita makan.


    Baca juga: Mana Sih yang Lebih Baik dan Lebih Efektif untuk Menjaga Kesehatan Tubuh? Diet atau Olahraga?


    Alihkan perhatian dari makanan!


    Saat Mama berada dalam suatu acara pesta, agar nggak tergoda ngemil terus, seringlah berjalan di sekeliling untuk mencari sesuatu yang lebih menarik ketimbang makanan.

    Mama bisa mencari spot foto yang bagus, misalnya, lalu selfie-selfie deh. Dengan begitu tanpa disadari Mama sudah membakar kalori dengan berjalan berkeliling ruangan pesta. Hampiri teman-teman atau orang-orang yang Mama kenal di pesta, ajak berfoto dan mengobrol sebentar. Jangan hanya mengobrol dan diam di tempat duduk saja ya, Ma, tapi bergeraklah walaupun sebentar.



    Dahului dengan makan buah dan sayur!


    Sebelum Mama menyantap kue atau makanan berlemak lainnya, coba deh cicipi dulu salad sayuran atau buah-buahan yang disediakan.

    Jadi walaupun Mama makan camilan atau makanan berat lainnya, tapi setidaknya Mama sudah mengonsumsi buah dan sayur yang dapat berfungsi mengikat lemak dan membantu proses pencernaan selanjutnya kan? Bukan tak mungkin juga, karena Mama sudah makan salad dan menjadi agak kenyang, membuat Mama bisa sedikit mengurangi porsi makanan lain. Ha!


    Baca juga: 7 Cara Berdiet yang Justru Membahayakan Kesehatan Mama


    Sekedar cicip boleh saja kok!


    Ketika melihat kue atau makanan lezat tersaji di meja, kadang kita jadi lupa diri. Padahal kalau hanya untuk memuaskan rasa penasaran, cukup menciicpi sekadarnya saja.

    Jangan mengambil makanan di piring dalam jumlah banyak, Ma, karena hanya akan membuat kita terdorong untuk menghabiskan makanan tersebut, atau malah tersisa dan terbuang. Toh, makanan yang tersaji bukan cuma satu macam saja, masih ada makanan lain yang ingin dicoba.

    Tapi ingat ya, Ma, sekadarnya saja, jangan terlalu banyak. Jika membawa si kecil ke pesta, ambilah sepotong kue dan bagilah dua dengannya, supaya Mama juga tidak kebablasan menghabiskan banyak makanan.



    Jangan buru-buru tidur!


    Sepulang pesta begitu sampai di rumah, jangan langsung tidur ya, Ma.

    Lakukan aktivitas fisik yang ringan saja tapi menyenangkan, misalnya membaca, mencuci piring, menyiram tanaman, atau membereskan buku ataupun majalah yang berserakan. Jika memungkinkan, Mama juga bisa bermain dulu dengan si kecil, membacakan cerita atau mendongeng untuknya, dan lain sebagainya.

    Pokoknya sibukkan diri dengan hal yang disukai. Biasakan setelah makan nggak langsung tidur, agar makanan dapat dicerna dengan baik.


    Baca juga: Ketahui 3 Rahasia Terbesar Diet Ini Agar Mama Sukses Menurunkan Berat Badan!


    Kompromi dengan diet!


    Mama, diet yang terlalu ketat malah justru semakin membuat Mama tertekan dan dapat menciptakan rasa bersalah yang lebih besar kalau melanggarnya.

    So, hindari menerapkan aturan yang terlalu saklek ya Ma. Memang sih, tujuan berdiet kan karena kita ingin mendapatkan berat badan yang ideal sesuai target yang ditentukan. Tapi kalau terlalu keras pada diri sendiri, malah akan membuat Mama terbebani. Cobalah berdamai dengan diri sendiri, tak perlu terlalu memaksakan diri atau memasang target yang harus terpenuhi.

    Dengan begitu Mama akan lebih enjoy menjalani diet dan tidak merasa bersalah terus menerus.



    Bergeraklah!


    Diet saja tidak cukup loh, Ma, jika tanpa disertai dengan aktivitas fisik seperti olahraga.

    Kalau Mama merasa terbebani harus berolahraga atau tidak punya waktu luang untuk olahraga, cobalah melakukan latihan fisik lain yang biasa dilakukan sehari-hari yang sekaligus dapat membakar kalori. Misalnya berjalan kaki minimal 30 menit – 1 jam dalam sehari. Hal tersebut sudah dapat membakar kalori dan lemak loh.

    Kalau Mama seorang ibu rumah tangga, kegiatan seperti menyapu, mengepel, membereskan rumah, berkebun, dan lainnya juga dapat membakar kalori asalkan dilakukan dengan benar dan rutin. Jangan merasa terpaksa ya, Ma. Lakukan dengan senang hati, kerjaan rumah beres, kalori dan lemak tak jadi numpuk.

    Bagi Mama yang bekerja di luar rumah, biasakan ketika ingin membeli makanan jangan memakai jasa office boy, Ma, atau dengan layanan antar via online. Tapi coba berjalanlah ke kantin, atau keluar kantor untuk makan di warung sebelah.

    Atau jika ada keperluan dengan teman kantor yang berbeda ruangan, temui langsung si teman itu, jangan lewat chatting (WhatsApp, BBM, atau lainnya). Pilih naik tangga daripada memanfaatkan lift menuju lantai yang tidak terlalu tinggi tingkatnya, misalnya 1 - 3 tingkat, syukur-syukur bisa 4 – 5 tingkat ya, Ma.

    Jika membawa kendaraan ke kantor, parkirlah yang agak jauh agar ‘memaksa’ kita berjalan sedikit ke tempat parkir.

    Dengan begini, tanpa disadari Mama sudah melakukan latihan fisik ringan tanpa harus merasa terbebani harus berolahraga.


    Baca juga: Sibuk? Cukup Lakukan 6 Aktivitas Bakar Kalori Ini Setiap Hari Saja!


    Perlu diingat, untuk mendapatkan berat badan ideal tidak harus berdiet ketat. Prinsip dari diet bukanlah membatasi makanan yang akan kita makan, Ma, melainkan mengatur makanan yang masuk.

    Mama boleh-boleh saja makan makanan yang serba lezat tanpa merasa bersalah lagi, yang penting tetap lakukan aktivitas fisik. Tanamkan dalam diri bahwa kalau tadi sudah banyak makan, sekarang harus gerak!

    Jadi, jangan mager ya, Ma!


    Write for Us!

    Kamu baru saja membaca artikel "Terlalu Banyak Makan Padahal Lagi Diet? Ini Tips untuk Membebaskan Rasa Bersalah Mama". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

    Tulis ceritamu di sini !


    | @RisaRusli

    Silahkan login untuk memberi komentar