Sering Merasa Sedih? Bukan Karena Baper, Tapi Mungkin Tubuh Mama Kekurangan Vitamin D!

foto sumber : Thinkstock.com

Sering Merasa Sedih? Bukan Karena Baper, Tapi Mungkin Tubuh Mama Kekurangan Vitamin D!

2.1K
Para ahli kesehatan percaya bahwa peningkatan asupan vitamin D akan meningkatkan kesehatan dan menangkal berbagai penyakit.

Seperti sudah diketahui, vitamin D penting untuk kesehatan tulang, otot, gigi, dan sistem imun atau kekebalan tubuh. Jadi, Mama bisa bayangkan jika kita kekurangan vitamin ini, maka akan muncul beberapa masalah kesehatan seperti berikut.




  • Otot terasa lemah. Vitamin D membantu kerja fungsi otot. Jika kekurangan vitamin D, akan terasa nyeri otot, pegal dan lemah. Rasa sakit dapat bervariasi dari cukup ringan sampai parah dan cenderung menjadi lebih buruk dari waktu yang lama kalau tidak segera dicukupkan kebutuhannya.
  • Sakit kepala dan pusing. Gejala ini sama dengan tekanan darah tinggi, yang juga merupakan keluhan umum dari orang-orang dengan kekurangan vitamin D. Tekanan darah tinggi, sering disebut "silent killer" karena, meskipun merupakan faktor risiko untuk serangan jantung dan stroke, pada beberapa orang tidak menunjukkan gejala sama sekali. Jika sering mengalami sakit kepala dan pusing, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Sering infeksi. Mama sering mengalami flu atau pilek atau infeksi saluran kemih? Bisa jadi Mama kekurangan vitamin D sehingga sistem kekebalan tubuh melemah. Sistem imun tubuh akan bekerja dengan baik jika cukup asupan vitamin D. Penelitian memukan bahwa anak-anak yang memiliki cukup vitamin D, lebih jarang sakit flu dan pilek.
  • Perut sering bermasalah. Jangan remehkan masalah perut seperti sering mulas atau konstipasi. Mungkin saja Mama kekurangan vitamin D.
  • Keringat berlebih. Jika Mama merasa sering berkeringat yang berlebihan tanpa penyebab yang jelas, seperti demam, cuaca terlalu panas atau olahraga/latihan yang berat, konsultasikan ke dokter. Mungkin saja penyebabnya karena kadar vitamin D yang terlalu rendah /sedikit .
  • Merasa sedih terus menerus. Gejala lain kekurangan vitamin D adalah depresi, dengan gejala seperti munculnya perasaan sedih, merasa diri tidak berguna, kadangkala tiba-tiba saja muncul rasa sedih tanpa tahu pasti penyebabnya.


Baca juga: Diet Ini Terbukti Menurunkan Risiko Terkena Pikun Dini Lho!


Wah, iya sih, kelihatan sepele ya, gejalanya. Tapi jangan dianggap remeh juga, Ma. Karena kalau berlanjut, tentu akan berbahaya bagi tubuh kita sendiri.

Jadi gimana nih, caranya supaya kadar vitamin D ini bisa dikembalikan ke normal lagi? Bisa kok, Ma, dan sebenarnya cukup mudah. Namun, sebelumnya, agar lebih pasti apakah tubuh kita kurang vitamin D atau tidak, tanyakan pada dokter dan lakukan tes darah dulu ya. Kalau gejala yang kita rasakan itu memang benar akibat kekurangan vitamin D, maka kita bisa melakukan hal-hal berikut ini.


Cara Mudah Naikkan Kadar Vitamin D dalam Tubuh



Terutama yang harus kita lakukan pertama kali adalah mengubah gaya hidup, Ma.

Perubahan gaya hidup dapat membantu meningkatkan kadar vitamin D yang rendah, yaitu dengan cara :

  • Makan makanan yang kaya vitamin D, seperti kuning telur, ikan salmon, tuna, hati sapi atau keju, susu, sereal, jus.
  • Kalau diperlukan boleh-boleh saja konsumsi suplemen vitamin D. Tapi konsultasikan lebih dulu dengan dokter ya, Ma. Umumnya, kebutuhan suplemen vitamin D untuk orang dewasa usia di bawah 70 tahun adalah 600 IU per hari, sedangkan usia lebih dari 70 tahun membutuhkan 800 IU.
  • Berjemur di bawah sinar matahari pagi sebelum jam 9 pagi selama 15 – 30 menit setiap hari adalah cara terbaik untuk mendapatkan sumber vitamin D dalam tubuh. Jangan terlalu siang ya, Ma, karena matahari siang sudah berubah menjadi 'musuh' sehingga dapat membahayakan kesehatan kulit.


Baca juga: Jaga Gula Darah Mama Agar Tetap Normal Dengan Melakukan Olahraga Rutin!


Kenali Makanan Sumber Vitamin D


Nah, dalam cara-cara untuk menaikkan kadar vitamin D dalam tubuh di atas, pertama-tama kan bisa kita lakukan dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D.

Lebih detailnya, makanan apa saja nih yang banyak mengandung vitamin D? Sumber alami vitamin D mudah ditemukan di sekitar kita, seperti beberapa yang sudah disebutkan tadi, Ma. Yaitu:



Susu

Sejak lama susu memang sudah terkenal sebagai sumber vitamin D dan kaya akan kalsium ya, Ma, baik susu kambing maupun susu sapi. Hanya jumlah kandungannya saja yang berbeda. Susu sapi mempunyai kandungan kalsium dan vitamin D sebanyak 50%, sedangkan pada susu kambing hanya mengandung 31% kalsium dan vitamin D saja dalam satu gelas.

Konsumsilah susu secara teratur, untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh Mama. Namun kalau Mama khawatir gemuk, maka pilihlah susu yang rendah lemak.

Mama juga bisa mengonsumsi produk olahan susu, seperti keju, untuk memenuhi kebutuhan vitamin D.


Telur

Bukan cuma dikenal kaya protein saja, telur juga mengandung vitamin D meskipun jumlahnya nggak sebanyak susu.

Vitamin D pada telur hanya ditemukan pada bagian kuning telur saja, Ma, yaitu mencapai 25 IU. Kalau kita mengonsumsi telur setiap hari, terutama saat sarapan pagi, kita sudah bisa memenuhi kebutuhan vitamin D pada tubuh hingga 10% lho.

So, jangan lupakan sarapan pagi ya, Ma. Dan, tambahkan telur dalam menunya!


Baca juga: 3 Langkah Mudah untuk Semangkuk Sarapan Sehat


Ikan salmon

Ikan salmon mengandung omega 3 dan vitamin B12 yang sangat tinggi, Ma. Vitamin D pada ikan ini juga lebih besar jika dibandingkan dengan sumber vitamin D lainnya, bahkan sangat baik untuk mama hamil dan juga untuk perkembangan otak anak.

Nah, jadi, jangan lupa untuk memasak lauk berbahan salmon sering-sering ya, Ma!


Udang

Selain kaya akan protein, udang juga mengandung omega 3 yang tinggi, Ma. Bagusnya lagi, udang memiliki kandungan lemak dan kalori yang rendah. Wah, cocok banget tuh, buat kita ya?

Udang juga mengandung zinc, walaupun nggak terlalu banyak. Zinc merupakan jenis mineral yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, Ma. Nggak cuma itu saja, ternyata udang juga mengandung vitamin D yang tinggi lho. Ada sekitar 129 IU vitamin D tiap berat 85 gram udang, Ma.

Dengan ukuran tersebut, udang sudah bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin D kurang lebih sebanyak 32%. Wow! Lumayan ya!


Baca juga: Tips Mudah Memilih Bahan Seafood yang Terbaik



Sereal

Mama suka sarapan sereal?

Well, sereal terbuat dari gandum pilihan sehingga mengandung gizi yang tinggi, Ma. Terutama juga mengandung vitamin D yang baik sekali untuk kesehatan tulang kita. Kadar vitamin D dalam setiap produk sereal sih sebenarnya berbeda-beda.

So, sebelum membeli bacalah dulu label kemasannya. Lihat berapa banyak kadar vitamin D pada informasi gizinya. Agar lebih lezat, Mama bisa menambahkan susu saat mengonsumsi sereal. Wah, lengkap deh.


Jamur

Jamur memiliki kandungan vitamin D lho, Ma, meskipun nggak banyak. Meskipun jamur hanya mampu memenuhi kebutuhan vitamin D harian sebanyak 4% saja, tapi olahan jamur ini cukup lezat untuk diolah menjadi lauk pun camilan. Hyum!


Minyak hati ikan cod

Aih, Mama. Jangan buru-buru mengernyit karena rasa aneh dan bau amisnya ya. Memang banyak yang nggak suka karena dua hal tersebut.

Tapi tahu nggak sih, kandungan vitamin D dan asam lemak omega-3 pada minyak hati ikan cod ini sangat banyak dan bagus untuk kesehatan tubuh lho! Lagipula, sekarang minyak hati ikan cod sudah banyak dijual dalam kemasan berbentuk kapsul, sehingga lebih mudah dikonsumsi dan nggak amis lagi.



Kedelai

Kacang kedelai merupakan sumber vitamin D yang sangat baik, Ma. Begitu juga dengan produk olahannya, misalnya seperti tahu atau tempe. Kalau Mama nggak suka mengonsumsi susu sapi, atau mungkin alergi, Mama bisa mengganti susu sapi tersebut dengan susu kedelai. Selain kaya vitamin D, susu kedelai juga merupakan sumber protein nabati yang baik.


Jeruk

Jeruk sudah pasti baik untuk tubuh ya, Ma. Selain kaya akan vitamin C, jeruk ternyata juga mengandung vitamin D. Satu setengah cangkir jus jeruk setara dengan 45 IU vitamin D. Wah, paket lengkap bener ini jeruk ya?


Baca juga: Tips Mudah Memilih Buah Impor yang Terbaik


Jadi, Ma, pastikanlah Mama sekeluarga selalu terpenuhi kebutuhan vitamin D-nya ya! Supaya badan selalu sehat, dan coba lihat deh, mood-nya pasti juga akan lebih bagus.

Stay healthy, Mama!



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sering Merasa Sedih? Bukan Karena Baper, Tapi Mungkin Tubuh Mama Kekurangan Vitamin D!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


| @RisaRusli

Silahkan login untuk memberi komentar