Mau Ajak Bayi Mama Traveling dan Berpetualang Tanpa Suami? Simak 9 Tips Asyik ala Nila Tanzil Ini!

Mau Ajak Bayi Mama Traveling dan Berpetualang Tanpa Suami? Simak 9 Tips Asyik ala Nila Tanzil Ini!

4.8K
Saya masih berstatus tante yang doyan traveling. Makanya saya penasaran, jika saya menikah dan punya anak nanti, bisakah saya meneruskan hobi saya jalan-jalan?

Nila Tanzil, traveler yang juga pendiri Taman Bacaan Pelangi dan TravelSparks, ini membuktikan bahwa seorang mama juga bisa bebas jalan-jalan bersama baby-nya! Ia sudah mengajak Sienna, bayi perempuannya, traveling sejak berumur 3 bulan ke berbagai destinasi unik, mulai dari Pulau Komodo hingga menjelajah Eropa. Bahkan, ia dan Sienna sempat melakukan perjalanan di Turki dan Eropa selama beberapa minggu tanpa ditemani suami!

Amazing, huh?

Kok bisa ya? Gimana sih caranya? Berikut tips-tips traveling dari Nila Tanzil.


1. Santai Saja


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Traveling with baby isn't as hard as you think. As long as you enjoy it and take it easy, your baby will enjoy and be happy during the trip, too!

Pada umur 3 bulan, Sienna terbang pertama kali dari Jakarta ke Bali. Tentu saja, Sienna juga tidak ketinggalan untuk berpetualang dengan kereta api untuk pertama kalinya. Dia berangkat dari Jakarta menuju Pekalongan untuk menghadiri acara pembukaan Hotel Sidji. Untungnya lagi, bayi ini bersikap sangat manis selama lima jam perjalanan dalam kereta api, malahan tertidur dengan pulas, sembari terkadang bermain dengan teman-teman mamanya.


Baca juga: Mau Traveling Bareng Balita dan Bingung Persiapannya? Berikut Ini Beberapa Tips Praktis yang Bisa Mama Coba!


2. Persiapan adalah Kunci


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Pada umur tujuh bulan, Sienna berangkat ke Eropa. Ini adalah perjalanan panjang pertamanya. Dia bersikap sangat manis di sepanjang perjalanan. Padahal penerbangan dari Jakarta ke Amsterdam membutuhkan waktu sekitar 15 jam!

Tip mengajak bayi naik pesawat:

  1. Selalu kenakan seatbelt pada bayi.
  2. Jika bayi masih menyusui, susui dia saat pesawat lepas landas dan saat mendarat. Atau, biarkan minum dengan botol.
  3. Jika bayi Mama sudah bisa makan makanan padat, Mama bisa membawa makanan instan yang disajikan dalam botol. Sangat praktis, bukan? Tetapi, pastikan dahulu kalau bayi Mama menyukai makanan tersebut ya. Jangan membeli makanan di kereta, karena Mama nggak akan pernah tahu apa saja bahan yang digunakan dalam makanan itu, apakah aman untuk bayi Mama.
  4. Mintalah seatbelt khusus untuk bayi, jaket keselamatan, dan masker oksigen. Beberapa maskapai penerbangan tidak memiliki seat belt untuk bayi; sungguh mengecewakan.
  5. Pakaikan selalu celana panjang, kaos kaki, T-shirt, dan jaket, di atas jumpsuit-nya. Udara di pesawat sering kali lebih dingin.
  6. Jaket dengan hoodie/tutup kepala adalah pilihan yang baik untuk membuat bayi tetap hangat.
  7. Bawalah mainan dan buku kesayangan bayi Mama, kalau saja dia bosan di pesawat,
  8. Berjalan-jalanlah di area pramugari/pramugara jika bayi sedang gelisah atau bosan. Bersosialisasi dan bertegur sapalah dengan para pramugari.
  9. Mama selalu bisa mendapatkan air panas di pesawat. Jadi, botol air panas tidak perlu dibawa.
  10. Nikmati perjalanan Mama bersama bayi Mama! Jika Mama merasa gugup, bayi akan dapat merasakannya. Jadi, tetaplah tenang. You can do it!
  11. Lupakan saja, Ma, kalau Mama pengin menonton film dalam perjalanan. Mama harus bersiap-siap untuk nggak tidur selama perjalanan.
  12. Bawalah bantal yang bisa ditiup, untuk menyangga kepala bayi selama dia tidur di pangkuan Mama.


Baca juga: Menempuh Perjalanan Panjang Nggak Lagi Membosankan bagi Si Kecil dengan 9 Aktivitas Ini!


3. Biarkan si Baby Mengeksplorasi Lokasi


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Sienna langsung bersentuhan dengan rumput pertama kalinya di Praha. Sienna, yang saat itu berumur delapan bulan, sedikit ragu-ragu untuk melangkahkan kakinya. Sepertinya dia nggak menyukai keanehan yang dia rasakan, ketika kakinya menyentuh rumput.

Tetapi setelah beberapa lama, dia mulai terbiasa. Though, she made weird expressions when she laid on the grass. Hahaha.

Tips untuk Mama yang ingin mengajak bayi berlibur mengunjungi tempat-tempat yang panas:

  1. Gunakan cream tabir surya pada bayi Mama
  2. Habiskan waktu di alam luar, dan biarkan bayi Mama merangkak menyentuh segala sesuatu! Rebahkan diri di rumput bersama si baby tersayang dan berpikniklah bersamanya.
  3. Jika Mama berpetualang ke taman-taman di Indonesia atau Asia Tenggara, jangan lupa untuk memakaikan krim anti nyamuk padanya.
  4. Pastikan untuk memakaikan penutup kepala padanya ya.


Baca juga: Ini Dia Cara Berlibur Sehat Menikmati Alam Bebas Bersama Keluarga a la Rocking Mama Petualang!


4. Makan bersama Bayi saat Traveling


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Makan bareng si baby di lokasi traveling sungguh nggak merepotkan kok, Ma. Ini dia tips praktisnya dari Nila!

  1. Selalu minta kursi bayi pada restoran/café/hotel.
  2. Jangan lupa bib si baby ya, Ma.
  3. Siapkan selalu tisu basah, karena akan sangat membantu saat harus membersihkan wajah ataupun mulut setelah makan.


5. Pilih Akomodasi dengan Bijak


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Look at her smile! Sienna sangat bahagia bisa kembali ke Bali! Foto di atas diambil di kolam renang di Mercure Hotel Kuta, menghadap pantai Kuta dan lautnya yang membiru.

Tips untuk mama yang ingin mengajak si baby menginap di hotel:

  1. Saat traveling dengan bayi, pilihlah hotel dengan saksama. Pilihlah selalu hotel yang bersih, nyaman, ber-AC, dan berkamar mandi. Hal ini tentunya untuk kemudahan Mama sendiri ya. Lagipula Mama pasti juga nggak mau bayi Mama digigit serangga saat tidur kan?
  2. Hotel-hotel bintang empat atau di atasnya, biasanya memiliki kelambu bayi. Mintalah pada pihak hotel, Ma. Sangatlah membantu untuk menaruh bayi di kelambu saat Mama sedang mandi atau saat perlu melakukan aktivitas lain.


Baca juga: Extend Liburan? Maksimalkan Waktu di Hotel dengan 6 Kegiatan Mengasyikkan Ini!


6. Kenalkan Bayi pada Musik, Tarian dan Jenis Budaya Lain


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Sienna telah diperkenalkan pada berbagai jenis tarian dan juga musik tradisional sejak bayi. Foto di atas diambil sesaat setelah Nila dan Sienna menonton Caci, tarian tradisional di desa Melo, Flores. Sienna berkesempatan untuk berfoto dengan para “pendekar” ini! Tarian yang sangat memukau, dan Sienna menonton dengan rasa ingin tahu yang besar. And oh, she loves the beat of the traditional music, too!

Tips untuk mama mengajak bayi Mama agar dapat bereksplorasi lebih dengan budaya lokal:

  1. Perkenalkan si baby pada musik, tarian, dan kultur sedini mungkin, Ma. Hal ini dapat menstimulasi kreativitasnya lebih dini, dan juga membantu perkembangannya.
  2. Jelaskan padanya mengenai apa yang sedang dinikmatinya saat itu. Percayalah, mereka bisa mengerti lebih banyak dari yang kita kira lho.


7. Siapkan Kamera Mama!


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Sienna pernah juga diajak untuk menonton “Topeng Ireng”, tarian tradisional di Magelang, Jawa Tengah. Nila Tanzil agak terlambat menangkap ekspresinya saat sedang menonton tarian tersebut. Sienna got all the excitement!

Tips untuk Mama yang ingin mendokumentasikan perjalanan Mama dengan si baby:

  1. Siapkan kamera saat menonton pertunjukan seni untuk merekam tingkah lucu bayi Mama. Ini akan menjadi ‘harta’ keluarga Mama di waktu yang akan datang.
  2. Jika memungkinkan, dudukkan si baby di atas strollernya dengan nyaman. Sienna berada di baby stroller saat menonton pertunjukan Tari Ireng tersebut, karena pertunjukkannya diadakan di lobby hotel, sehingga lebih praktis untuk Sienna dan Nila.


Baca juga: Ini nih, 5 Tips Selfie bareng Keluarga yang Bakalan Menghasilkan Foto Like-able di Media Sosial


8. Kenalkan Bayi pada Laut


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Kenalkan bayi Mama pada laut sejak dini. Dia bisa jadi sangat menikmati naik kapal. Udara laut sangat menyegarkan untuknya. Nila Tanzil sendiri merekomendasikan laut Flores untuk diperkenalkan pada bayi sejak dini.

Tips untuk Mama yang ingin berlibur dengan si baby ke Flores:

  1. Flores adalah pulau yang sangat indah dan aman untuk bayi Mama. Jangan lupa untuk membawa krim anti nyamuk dan krim tabir surya untuk si kecil ya.
  2. Kalau Mama terbang ke Labuan Bajo, Mama bisa naik kapal ke Komodo Island untuk melihat komodo atau pulau Rinca. Pastikan untuk pergi ke pulau ini saat matahari tidak terlalu terik.
  3. Tinggalkan saja stroller bayi di hotel di Labuan Bajo, karena Mama tidak akan membutuhkannya. Alih-alih, bawalah baby carrier yang nyaman.
  4. Jangan lupakan topi untuk menutup kepala bayi.
  5. Jangan pernah meninggalkan bayi tanpa pengawasan ya, Ma. Terutama kalau kita sedang berada di boat.


9. Mintalah Bantuan


Photo taken from IG @siennalittleexplorer

Ya, Mama, jangan malu-malu untuk meminta bantuan pada siapa pun yang sekiranya Mama temui di lokasi traveling, jika Mama membutuhkannya.

Ini terjadi juga pada Nila Tanzil yang sedang mengajak Sienna naik trem di Amsterdam.

Tips untuk Mama yang berencana traveling ke Belanda bersama si baby:

  1. Transportasi umum sangatlah mudah. Di kota seperti Amsterdam, Mama bisa dengan mudah menggunakan trem. Bahkan ada tempat khusus untuk baby stroller. Pintu masuk dan keluar di bus juga tersedia di tengah bus. Untuk kereta api, selalu perhatikan tandanya, gunakan pintu masuk dan keluar yang ada gambar baby stroller-nya. Pintu masuk dan keluar untuk Mama dan bayi berada di tengah trem ya, bukan yang di depan.
  2. Bus dan kereta api juga memiliki tempat khusus untuk baby stroller. Pintu masuk dan keluar untuk bus juga ada di tengah. Perhatikan jika di pintu ada tanda baby stroller. Lalu, Mama bisa ‘parkir’ baby stroller tanpa repot.
  3. Jangan lupa untuk mengunci baby stroller saat memarkirkannya.
  4. Jangan ragu-ragu untuk meminta tolong saat Mama membutuhkannya. Orang biasanya otomatis akan membantu kok. Ya, Mama. Masih banyak orang baik di luar sana yang bersedia membantu mama-mama yang sedang bertualang dengan bayinya, seperti Nila Tanzil.


Baca juga: Mama, Jangan Pernah Berhenti Melakukan 6 Hal Ini Agar Selalu Bisa Melaksanakan Tugas Sebagai Family's Guardian Angel!


Nah, Mama, sudah nggak ada kekhawatiran lagi dong, jika ingin mengajak si baby traveling dan berpetualang, bahkan jika terpaksa tidak didampingi Papa? Yang penting, enjoy saja! Bersikap santai, dan tak perlu ragu meminta pertolongan pada orang lain.

Have fun, Mama!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mau Ajak Bayi Mama Traveling dan Berpetualang Tanpa Suami? Simak 9 Tips Asyik ala Nila Tanzil Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ollie | @salsabeela

I'm a writer & Chief Content Officer of Zetta Media Network

Silahkan login untuk memberi komentar