Ini Dia 9 Fakta Mengerikan yang Membuktikan Bahwa Kita Harus Serius Menghadapi Penyakit Alzheimer!

Ini Dia 9 Fakta Mengerikan yang Membuktikan Bahwa Kita Harus Serius Menghadapi Penyakit Alzheimer!

5.1K
Dua pertiga penderita Alzheimer adalah perempuan, dan banyak di antaranya yang sudah menampakkan gejala saat mereka masih berusia 30 tahun!

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, para peneliti juga mempelajari seluk beluk penyakit Alzheimer lebih jauh. Dan, ternyata tak hanya meneliti berbagai kemungkinan kalau penyakit ini bisa dicegah ataupun diobati, namun para peneliti juga menemukan beberapa fakta yang justru semakin mengejutkan. Temuan tersebut juga semakin menguatkan alasan bahwa akan lebih baik jika penyakit ini bisa dideteksi lebih dini.


Baca juga: Dua Pertiga Penderita Alzheimer adalah Perempuan. Waspadai 7 Gejala Awal Ini untuk Bisa Mencegahnya Menjadi Lebih Parah!


Asosiasi Alzheimer Amerika menerbitkan laporan tahunan yang merinci biaya dan komplikasi penyakit pasien, perawat dan sistem perawatan kesehatan.

Dan inilah 7 fakta terbaru tentang penyakit Alzheimer yang perlu Mama tahu lebih jauh berdasarkan penelitian mereka.



1. Hampir setengah lansia yang berusia 85 tahun ke atas mengidap penyakit Alzheimer

Menurut fakta dari hasil penelitian Asosiasi Alzheimer Amerika pada tahun 2012, diperkirakan 45% dari lansia berusia 85 tahun ke atas menderita Alzheimer. Satu dari delapan orang berusia 65 tahun ke atas (atau 13%-nya) memiliki penyakit Alzheimer. Alzheimer merupakan bentuk demensia paling umum yang terjadi pada para lansia di Amerika.


2. Dari sekitar 5,4 juta orang Amerika dengan penyakit ini, lebih dari setengahnya tak menyadari bahwa mereka mengidap Alzheimer.

Sebagian disebabkan karena memang cukup sulit untuk mendeteksi gejala stadium awal Alzheimer atau gangguan kognitif ringan (MCI) ini, sehingga menyebabkannya tak terdiagnosis dengan baik. Dan, faktanya, semakin baik kita bisa mengenali gejala awal Alzheimer, maka jumlah pengidap Alzheimer pun juga akan semakin bertambah.


3. Perempuan berisiko terkena Alzheimer lebih tinggi daripada pria

Asosiasi Alzheimer Amerika melaporkan bahwa hampir dua pertiga penderita Alzheimer di Amerika adalah perempuan. Namun, tak berarti ada kecenderungan berbasis gender untuk penyakit ini. Alasan satu-satunya yang masuk akal untuk penemuan statistik ini adalah bahwa perempuan pada umumnya hidup lebih lama daripada pria.



4. Gejala dini Alzheimer dapat berkembang di usia 30 tahun

Kita selalu beranggapan bahwa Alzheimer adalah penyakit orang tua. Namun, data membuktikan, bahwa ada 5% pengidap Alzheimer di Amerika (atau sekitar 200.000 orang) telah merasakan berbagai gejala dini Alzheimer di usia 30-an. Padahal biasanya gejala Alzheimer ini muncul di usia 50-an, atau 40-an. Meskipun penyebab munculnya gejala dini masih menjadi misteri, namun pada beberapa kasus terdapat indikasi pengaruh genetik.


5. Di Amerika, ada kasus Alzheimer baru di setiap 68 detik, dan pada tahun 2050, akan meningkat menjadi setiap 33 detik

Angka tersebut dipicu oleh pertumbuhan populasi lansia 65 tahun ke atas. Juga oleh peningkatan jumlah lansia 80 tahun dan 90 tahun ke atas serta kemungkinan terdeteksinya gejala Alzheimer yang lebih dini.


6. Alzheimer merupakan penyebab keenam kematian di Amerika Serikat, dan penyebab kelima kematian pada orang lanjut usia di dunia

Alzheimer penyebab kematian yang umum, bagi penduduk lansia di Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Demikian laporan Asosiasi Alzheimer Amerika. Apalagi kemudian kita mengalami kemajuan dalam pengurangan tingkat risiko kematian akibat penyakit lain, misalnya penyakit jantung, sementara tingkat kematian akibat Alzheimer terus meningkat.



7. Diperkirakan terdapat 800.000 orang Amerika dengan penyakit Alzheimer tinggal sendirian

Telah disarankan, bahwa penderita Alzheimer sebaiknya dirawat oleh keluarga atau bisa juga disediakan rumah yang berfasilitas khusus. Namun ternyata faktanya, ada 800ribu penderita Alzheimer atau sebanyak 15% orang dengan Alzheimer, hidup sendiri. Banyak dari mereka tak terawat dan terisolasi secara sosial. Padahal penderita Alzheimer akan mengalami penurunan kemampuan merawat diri, gampang disorientasi, dan penurunan-penurunan kemampuan yang lain yang membutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih.


8. Penyakit Alzheimer sering kali timbul bersama dengan penyakit lain

Banyak pengidap penyakit Alzheimer adalah juga pengidap penyakit jantung. Demikian ungkap Timothy Hohman, PhD, seorang peneliti dari Vanderbilt University’s Memory and Alzheimer’s Center di Nashville, Tennessee Amerika Serikat.
Sehingga kini para peneliti agak menggeser fokus penelitian mereka. Mereka lebih banyak meneliti bagaimana Alzheimer bisa 'masuk' bersama penyakit lain ini, celah mana yang memungkinkan Alzheimer bisa teridap oleh pasien. Semakin ke sini, para peneliti semakin banyak menemukan bukti bahwa faktor pemicu penyakit jantung ternyata juga merupakan faktor utama pemicu Alzheimer.

Beberapa peneliti yakin, bahwa Alzheimer muncul pada orang yang juga mengidap diabetes. Bahkan mereka menyebutnya sebagai "jenis diabetes ketiga". Paul Schulz, MD, seorang profesor neurologi dan direktur Dementia and Memory Disorders di University of Texas Health Science Center di Houston, mengatakan bahwa enzim yang sama yang menurunkan gula darah kita juga bertanggung jawab pada pengurangan tingkat amyloid, protein menonjol dalam plak otak pengidap Alzheimer.

Hmmm, ada baiknya kita tunggu perkembangan lebih lanjut mengenai hal ini.


9. Belum ditemukan obatnya

Ya, sampai dengan saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Yang bisa kita lakukan adalah mengenali gejala awal, mencegahnya untuk tidak semakin parah, memperbaiki pola hidup, dan selebihnya berdoa agar penyakit ini tak datang pada kita.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah Alzheimer datang, di antaranya adalah menghentikan kebiasaan merokok, juga mengontrol gula darah serta kolesterol. Dr. Schulz lebih lanjut mengatakan, bahwa hal lain yang bisa kita cegah adalah menghindarkan diri dari kemungkinan mengalami cedera otak. Fakta pada penelitian juga membuktikan bahwa saat gula darah, kolesterol, dan tensi kita terkontrol, dan kemudian dilengkapi dengan olahraga teratur, dapat menjauhkan kita dari risiko terkena penyakit ini.

Meski demikian, salah satu faktor utama pemicu Alzheimer memang usia kita yang menua, Ma, and nothing we can do about it. Jadi, sementara kita menua, ada baiknya kita tetap melakukan pola hidup sehat dan juga menjaga tubuh dengan rajin berolahraga.


Mama, meski data yang kita lihat di atas adalah data hasil observasi dari orang-orang yang diteliti di Amerika Serikat, namun itu sama sekali tak menutupi fakta sebenarnya, bukan? Jika data yang diketahui saja menunjukkan bahwa penyakit ini mengerikan, bagaimana dengan data yang belum diketahui? Seperti statistik penderita Alzheimer di dunia, misalnya. Ada banyak negara-negara yang belum secanggih Amerika Serikat dalam meneliti banyak hal, bukan?

Melihat beberapa fakta yang cukup mengejutkan di atas, sudah waktunya para pengidap Alzheimer mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat, karena ini bukan sekadar penyakit yang lumrah terjadi pada orang tua biasa.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini Dia 9 Fakta Mengerikan yang Membuktikan Bahwa Kita Harus Serius Menghadapi Penyakit Alzheimer!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar