Anak Ketagihan Gadget, Atasi dengan 3 Cara Ini Sebagai Langkah Awal!

Anak Ketagihan Gadget, Atasi dengan 3 Cara Ini Sebagai Langkah Awal!

4.1K
Anak ketagihan gadget, jangan melulu salahkan dia. Nyadar atau enggak, kitalah yang sudah mengenalkannya pada gadget sejak dia lahir.

Pengaruh gadget bagi anak usia dini di masa sekarang ini memang luar biasa ya, Ma? Mereka kini sepertinya nggak bisa lepas sama sekali dari gadget. Ya, memang nggak semua sih, tapi seringlah kita lihat, ada anak ketagihan gadget di sekitar kita atau bahkan malah anak kita sendiri yang usianya belum lagi menginjak remaja.

Kira-kira menurut Mama, sehatkah kondisi ini?

Nah, memang anak-anak zaman sekarang sudah lahir bersama teknologi. Dulu, zaman kita mah mana pernah ya, Ma? Ya iyalah, zaman dulu mana ada gadget? Paling banter, mainan berteknologi yang bikin kita ketagihan hanyalah Tamagochi.

Well, jangan salahkan dia, Ma, kalau anak ketagihan gadget. Gimana enggak, seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa begitu lahir saja, mereka sudah dikenalkan pada gadget. Nyadar nggak, bahwa Mamalah yang memperkenalkannya pada mereka? Misalnya nih, anak masih bayi, Mama lagi menyusui sambil update status di Facebook, lalu coba hitung berapa jumlah foto anak di dalam smartphone Mama, baik yang sudah diupload ke Instagram, Facebook. Path dan yang belum diupload?

Banyak? Sama dong kita! Saya juga gitu sih. Hehehe. Jujur ini, Ma.

Memangnya salah ya? Hmmm ... nggak juga sih, kalau salah. Memang dengan kebiasaan seperti yang kita kenalkan tersebut, maka nggak heran pada usia 2 - 3 tahun, anak-anak sudah tahu bagaimana ngegame di gadget, tahu apa itu media sosial, dan lain-lainnya.

Saya pernah mendengar curhatan seperti ini dari seorang teman.

"Mbak, saya mau curhat. Anak ketagihan gadget nih, Mbak. Akhir-akhir ini dia senangnya main handphone terus. Makan sambil mainan handphone, mau tidur main handphone dulu. Disuruh belajar atau diajak ngomong, jawabannya, "Ntar ya, Ma, lagi asyik nih!" Saya jadi khawatir nih, Mbak. Apa matanya nggak sakit, kepala nggak pusing ya, di depan layar kecil itu terus? Dia sampai kurang belajar lho, gara-gara main game melulu di handphone-nya. Duh, salah saya juga sih, belikan dia handphone canggih. Kalau sudah begini, nyesel deh, Mbak."

Mendengar cerita begitu, jujur, saya juga jadi ketakutan sendiri. Kebayang deh, gimana jadinya kalau anak ketagihan gadget, apalagi sudah kenal internet. Apa pun kan bisa ditemukan di sana. Betul kan, Ma? Beberapa kali saya sendiri menemukan, kalau saya sedang membuka situs atau media sosial melalui gadget atau laptop, pasti deh muncul tautan atau gambar nggak jelas, atau iklan dengan gambar yang bikin saya nyengir sendiri. Kekhawatiran kalau sampai anak melihatnya, tak pelak lagi menghantui saya.

Karena kekhawatiran itulah, maka saya pun mulai ingin belajar untuk menjauhkan anak dari gadget sejak dini. Mumpung belum terlambat ya, karena sejauh ini, anak saya baru tahu gadget itu adalah benda untuk mendengarkan lagu kesukaannya, atau mencari video kartun kesukaannya.

Apa yang mulai saya lakukan untuk mencegah anak ketagihan gadget? Saya memulainya dari 3 hal sederhana ini.


Cara sederhana untuk mulai mencegah anak ketagihan gadget ala Rocking Mama


1. Mengalihkan perhatiannya pada permainan lain



Saat anak saya bertanya, "Ma, HP Teteh mana?", dengan segera dan penuh perhatian, saya ajak saja dia untuk memainkan permainan yang lain. Misalnya, main masak-masakan, atau mengajarinya permainan tradisional yang baru, seperti congklak, main karet, main kelereng, atau yang lainnya.

Lho, anak perempuan kok main kelereng? Ya, apa salahnya anak perempuan jago main kelereng? Gini-gini saya dulu juga bisa kok main kelereng. Hahaha. Saya pikir, nggak perlulah membatasi permainan pada anak berdasarkan gende.

Dan, ternyata, Ma, beberapa bulan ini, cara mengalihkan perhatian ini memang terbukti ampuh, mencegah anak ketagihan gadget. Sesekali sih memang dia akan menanyakan handphone-nya. Tapi masih wajarlah ya. Nggak setiap saat dia bermain handphone. Biasanya, setelah ajarkan menulis dan membaca, dia pun asyik main masak-masakan, atau yang lainnya.

Yang pasti, Mama, kita adalah role model bagi mereka. Jika kita sedang mendidik mereka akan satu hal, maka kita pun harus melakukan hal yang sama. Begitu juga soal mencegah anak ketagihan gadget ini. Kita harus menemani mereka bermain, dan simpanlah gadget terlebih dulu. Supaya komunikasi dengan anak pun semakin baik.


2. Biarkan anak berkreasi



Nah, kalau yang satu ini, ternyata saya harus berkorban banyak. Ya, tapi nggak apa-apa deh, yang penting anak-anak senang, dan bisa mencegah anak ketagihan gadget.

Anak laki-laki saya sepertinya memang lagi gemar corat-coret. Meski sudah saya beri buku sebagai media corat-coretnya, tapi tetap saja dia lebih suka melukis di tembok. Terkadang saat teman-teman saya ngetawain kondisi rumah, saat mereka datang berkunjung.

"Tembok rumahmu indah banget! Pinter memang si Adik. Lanjutkan, Dik!"

Begitu mereka suka berkomentar. Saya sih ikut ketawa saja. Iya, saya dan suami memang lebih memilih membiarkan saja tembok rumah dihias begitu. Toh sekarang, seni mural juga lagi ngehits kan ya? Hahaha. Ya, sambil menyiapkan kamar khusus untuknya, agar dia dapat berkreasi sendiri sepuasnya.

Nggak apa-apalah tembok kotor. Bisa dicat lagi nanti. Yang penting, dia bisa terus belajar dan berkreasi. Sambil sedikit-sedikit saja kita ajari dan beritahu, di mana tempat yang benar untuk berkreasi. Lama-lama juga ngerti. Betul nggak, Ma?


3. Mendampinginya setiap saat



Tentu saja, sebagai orangtua, mendampingi mereka setiap saat itu wajib hukumnya.

Termasuk urusan gadget. Kalaupun anak sedang ingin bermain gadget, ya usahakan untuk berada bersamanya dan memperhatikan apa yang dilakukan anak di gadget tersebut. Akan lebih baik lagi, jika diberi batasan waktu. Jangan sampai mereka bermain berlebihan, hingga akhirnya membuat anak ketagihan gadget.

Kalau saya pribadi sih, saat saya bilang, "Sudah ya, Teh, main gadget-nya.", maka dia pun sudah mengerti bahwa waktunya main gadget sudah habis. Bahkan, belakangan, dia sudah mulai gampang bosan dengan gadget-nya. Ya, alhamdulillah banget kan, Ma?


Yes, 3 hal tersebutlah yang saya lakukan sebagai langkah awal saya menghindarkan anak ketagihan gadget. Sederhana memang. Nantinya, sambil jalan, tentunya ada banyak hal lain yang juga harus saya lakukan dalam usaha mengenalkan teknologi yang bersahabat pada anak saya.

Semua itu demi kebaikan mereka. Saya baca, ada banyak pengaruh negatif jika sampai anak ketagihan gadget. Di antaranya, saya mengkhawatirkan risiko kesehatan matanya jika dia terus saja di depan layar handphone yang kecil atau di depan laptop terus. Bahkan kalau anak kebanyakan hanya duduk diam pasif, itu berarti juga meningkatkan risiko terjadi obesitas pada anak. Seperti anak teman saya tadi, Ma. Anak ketagihan gadget, keasyikan main game sambil ngemil. Gemuklah dia. Anak juga jadi susah bersosialisasi, kalau sudah keasyikan dengan gadgetnya.

Nah, kalau Mama sendiri, bagaimana cara atau siasat Mama menghindarkan anak ketagihan gadget? Share dong, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Ketagihan Gadget, Atasi dengan 3 Cara Ini Sebagai Langkah Awal!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Liswanti Pertiwi | @liswantipertiwi

Blogger, reviewer, freelance financial

Silahkan login untuk memberi komentar