7 Hal Tentang Menjadi Ibu Bekerja yang Tak Akan Pernah Saya Sesali Seumur Hidup Saya

7 Hal Tentang Menjadi Ibu Bekerja yang Tak Akan Pernah Saya Sesali Seumur Hidup Saya

2.9K
Working mom's guilties? Ya, sebagai ibu bekerja, dulu saya pernah merasakannya. Tapi sekarang saya bersyukur pernah menjadi seorang ibu bekerja di luar rumah. Saya tak akan pernah menyesalinya.

Ya, saya tak pernah menyesali status saya (dulu) sebagai seorang ibu bekerja.

Mungkin di luar sana banyak yang menyayangkan keputusan ini, menilai saya begini dan begitu karena saya harus menjadi seorang ibu bekerja di luar, dan meninggalkan anak-anak seharian di rumah.


BACA JUGA


Wahai, Ibu Bekerja, Berhenti Meragukan Dirimu Sendiri karena Kamu Punya 7 Hal Luar Biasa Ini!

Wahai, Ibu Bekerja, Berhenti Meragukan Dirimu Sendiri karena Kamu Punya 7 Hal Luar Biasa Ini!

Mengapa harus merasa bersalah akan peranmu, wahai ibu bekerja? Don't! Karena tak semua orang bisa mempunyai 7 hal luar biasa yang hanya ...

Read more..


Tapi, sekali lagi, saya sama sekali tidak menyesal menjadi seorang ibu bekerja karena hal-hal berikut ini.


Saya tidak menyesal meninggalkan anak-anak saya di rumah di pagi hari, karena mereka melambai pada saya dengan riang tanpa menangis


Mereka ucapkan, "Dadah, Mama! Cepat pulang!", dan itulah yang membuat saya bertahan dengan status saya sebagai seorang ibu bekerja, berada di kantor seharian dan menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan baik. Agar bisa cepat pulang, dan bermain lagi dengan mereka.

Saya tahu, di saat saya tak ada pun, mereka bisa bersenang-senang, bermain dan bereksplorasi tentang segala hal di sekolah, dan juga di rumah.

Dan, saya juga tahu, mereka akan menyambut saya saat pulang ke rumah dengan tawa riang dan cerita mengenai kegiatan mereka seharian.

I know, they were having fun, even I was not with them.


Saya tidak menyesal anak-anak saya memasukkan Oma, Opa, Tante, Om, dan sepupu-sepupu dalam daftar sahabat terbaik yang pernah mereka punya



Karena mereka selalu bersedia menemani dan membantu anak-anak saya setiap kali dibutuhkan saat saya nggak berada di rumah.

Saya senang, karena anak-anak saya berlatih berinteraksi dengan orang lain, independently without me, dan tahu bahwa anak-anak saya bisa berkomunikasi dengan baik dengan mereka semua.

I'm happy my kids are bonded with them.


Saya tidak menyesal karena sekali dua kali ada waktu saat anak-anak saya melewatkan seharian hanya dengan papanya


Saya ingin anak-anak bisa terus berinteraksi secara intens dengan papanya. He's a capable man they can count on.

Papanya bisa memasak untuk anak-anak juga, dia bisa membantu mereka mengenakan pakaian, dan lain sebagainya.

Kami memang sudah berbagi tugas sejak mereka bayi, mengganti popok sedangkan yang lain membereskan rumah, memasak MPASI sedangkan yang lain mencucikan pakaian anak-anak.

Kami memang harus bekerja sama dan share those things, agar irama hidup kami bisa berjalan mulus dan lancar. Kami juga bergantian mengambil cuti agar bisa menemani kalian di saat-saat penting, seperti saat mendampingi kalian field trip, mengambil rapor, dan juga menonton pentas drama sekolah.

We do hope, the kids are fulfilled with our presences both.


BACA JUGA


Menjadi Ibu Bekerja dan Tetap Dekat dengan Si Kecil? Bisa Banget! Lakukan 6 Hal Sederhana Ini!

Menjadi Ibu Bekerja dan Tetap Dekat dengan Si Kecil? Bisa Banget! Lakukan 6 Hal Sederhana Ini!

Menjadi ibu bekerja kadang dianggap tak punya waktu untuk si kecil. Benarkah

Read more..


Saya tidak menyesal, hanya punya sedikit waktu dengan anak-anak saya di weekdays


Sebagai ibu bekerja, tentu saja saya tak bisa banyak memberikan waktu untuk mereka saat weekdays.

Karena itu, weekend menjadi hari-hari yang sangat membahagiakan! Saya selalu menantikan weekend hingga bisa melewatkan waktu berkualitas dengan anak-anak saya. Saya sangat yakin, bahwa kualitas sama efeknya dengan kuantitas, dan itulah yang membuat saya survive setiap harinya, bertahan sebagai seorang ibu bekerja.


Saya tidak menyesal karena saya yakin anak-anak saya tumbuh normal, sesuai harapan


Ada penelitian yang membuktikan, bahwa anak perempuan yang dibesarkan oleh ibu bekerja cenderung akan mencapai jenjang tertinggi dalam pendidikannya, dan setidaknya akan bekerja lebih keras agar lebih sukses daripada ibunya dalam berkarier.

Begitu pun dengan anak lelaki. Dalam penelitian yang sama terdapat data, bahwa anak laki-laki akan lebih care untuk membantu istri kelak saat sudah mempunyai berkeluarga. Mereka tidak akan risih memasak, tidak risih mengganti popok, dan bahkan bisa menata rambut anak perempuan mereka.


Saya tidak menyesal memasukkan anak-anak saya ke daycare ataupun preschool lebih dini


Karena dengan demikian, anak-anak akan belajar bersosialisasi lebih awal.

Mereka akan bertemu dengan lebih banyak orang, dan melatih kemampuan adaptasi mereka di lingkungan baru dengan lebih baik. Mereka pun tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, dan jiwa sosial yang tinggi.

Terbukti, saat mereka masuk TK atau sekolah dasar pertama kali, mereka juga dengan cepat bisa menyesuaikan diri dan berbaur di kelas masing-masing. Bahkan, langsung lupa pada saya yang masih menunggui di luar kelas!


BACA JUGA


Ibu Bekerja Kadang Susah Membagi Waktu Dengan Anak. 13 Tips Ini Efektif Bantu Mama Melakukannya!

Ibu Bekerja Kadang Susah Membagi Waktu Dengan Anak. 13 Tips Ini Efektif Bantu Mama Melakukannya!

Dilema ibu bekerja dalam mengurus anak salah satunya adalah membagi waktu yang tepat. Don't worry Ma, 13 tips ini bisa bantu Mama ...

Read more..


Saya tidak menyesal harus berangkat pagi-pagi ke kantor untuk memenuhi passion saya sebagai seorang ibu bekerja


Saya sangat happy karena punya kesempatan untuk mengembangkan passion yang saya punya. Saya juga sangat bahagia karena saya bisa mengaktualisasi diri saya dengan begitu bebas.

Saya sangat bersyukur karena anak-anak saya begitu pengertian dan telah memberi kesempatan pada saya untuk melakukan hal-hal yang saya suka.

Because a happy, contented and fulfilled mom is a good mom. Right?


No love any less

Dan dari semua hal tentang menjadi ibu bekerja yang sudah saya sebutkan di atas, saya sangat bersyukur setiap kali saya bisa mengantar mereka tidur di kamar mereka sendiri setiap malam. Ada pelukan dan ciuman serta bisikan, "I love you to the fullest, Mama! Selamat tidur!" di telinga saya.

Because my working will never mean that we love each other any less.


BACA JUGA


Saya Tetap Mantap Menjadi Ibu Bekerja, Meski Akhirnya Hanya Bisa Menikmati Sedikit Waktu Bersama Keluarga

Saya Tetap Mantap Menjadi Ibu Bekerja, Meski Akhirnya Hanya Bisa Menikmati Sedikit Waktu Bersama Keluarga

Mengapa seorang perempuan bertahan menjadi ibu bekerja, padahal sudah menikah, sudah punya anak pula? Seakan belum cukup sibuk, tapi saya ...

Read more..


Hanya satu hal yang bisa membuat saya menyesal dan karenanya ingin meminta maaf padamereka. Yaitu saat mereka sakit. Saya menyesal, karena tak bisa melindungi mereka sebaik saat mereka masih dalam kandungan saya.

Maafkan Mama ya, Sayang.

Because ... What greater aspiration and challenge are there for a mother than the hope of raising a great son or daughter? ~ Rose Kennedy




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "7 Hal Tentang Menjadi Ibu Bekerja yang Tak Akan Pernah Saya Sesali Seumur Hidup Saya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Carolina Ratri | @carolinaratri

An INFJ-T sarcastic sagittarian Managing Editor of Rocking Mama. Deeply passionate about writings, graphic designs, hand-drawings, and hand-letterings. Read her journal at www.CarolinaRatri.com

Silahkan login untuk memberi komentar

Crystal Monica | @alibabaalibabi

nice aaaa | Bareksa