Ajak Anak ke Resepsi Pernikahan, Beberapa Hal Ini Bisa Menjadi Pertimbangan

applebrides.com

Ajak Anak ke Resepsi Pernikahan, Beberapa Hal Ini Bisa Menjadi Pertimbangan

1.5K
Resepsi pernikahan memang menyenangkan, apalagi bagi anak-anak. Supaya nggak merepotkan, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan lebih dahulu untuk mereka agar lebih nyaman.

Anak-anak memang manis dan menggemaskan, ya, Ma. Namun, terkadang ada beberapa hal yang sedikit merepotkan bersama anak-anak, seperti pergi keluar maupun menghadiri resepsi pernikahan sanak saudara ataupun teman terdekat.

Sebab, namanya juga anak-anak, terkadang sikap mereka sangat sulit diprediksi hingga membawa Mama dan Papa pada sebuah dilema tersendiri. Enaknya perlu diajak nggak ya ke resepsi pernikahan? Pasalnya, anak masih suka moody, kadang kalau nggak menemukan makanan kesukaannya di antara deretan hidangan juga terus rewel. Iya kan, Ma?

Namun, jika Mama dan Papa tetap ingin bersikukuh mengajak anak-anak datang ke resepsi pernikahan kerabat, sanak saudara, maka ya ayo kita persiapkan diri mereka dan diri kita, Ma.


Tips mengajak anak ke resepsi pernikahan



1. Datangi ke Resepsi Pernikahan yang Tidak Terlalu Besar Lebih Dulu

1. Datangi Ke Resepsi Pernikahan Yang Tidak Terlalu Besar Lebih Dulu - www.simplemost.com
www.simplemost.com


Ada beberapa anak yang begitu gampang berbaur dengan orang asing di sekitarnya, termasuk pada saat resepsi berlangsung. Namun, ada juga yang begitu pemalu, grogi, bahkan menjadi rewel saat berada pada lingkungan yang ramai.

Nah, tugas Mama adalah ajak anak ke beberapa resepsi pernikahan yang berlangsung sederhana terlebih dahulu. Misalnya resepsi pernikahan yang diadakan di rumah mempelai serta tidak terlalu mengundang banyak orang. Dari situ, Mama dapat melihat respon si anak. Apakah dia merasa nyaman atau malah takut? Jika dia sudah terbiasa, baru ajaklah ke resepsi yang lebih meriah.



2. Jangan Paksa Anak untuk Terus Bersikap Manis

2. Jangan Paksa Anak Untuk Terus Bersikap Manis	 - www.mineforeverapp.com
www.mineforeverapp.com


Dalam resepsi pernikahan, diharapkan orang-orang yang datang turut bersuka cita atas acara tersebut. Termasuk anak-anak yang datang karena ikut memenuhi kehadiran orangtua. Namun, terkadang resepsi pernikahan bisa menjadi sesuatu yang membosankan bagi si anak. Terlebih jika dia harus berdiam diri sambil duduk manis selama 1 - 2 jam tanpa rehat sama sekali. Cukup melelahkan, bukan?

Santai saja, Ma! Jika Mama berharap terlalu tinggi hingga menginginkannya untuk bersikap manis sepanjang acara, justru akan membuat stres dan marah-marah kepada anak. Jangan sampai Mama tersulut emosi dan justru memarahinya di depan para tamu.



3. Ajak Anak Bicara dan Berikan Dia Pilihan

3. Ajak Anak Bicara Dan Berikan Dia Pilihan - www.parenting.com
www.parenting.com


Sebelum mengajak anak, sebaiknya bicarakan lebih dulu dengannya baik-baik. Apalagi kalau anak sudah bisa berbicara dan memutuskan keinginannya sendiri. Tanyakan padanya apakah dia mau ikut ke dalam acara resepsi pernikahan tersebut atau tidak.

Seandainya sambutannya kurang menyenangkan, Mama bisa membujuknya dan mengiming-imingi dengan hal-hal yang akan ditemuinya pada acara nanti.



4. Antisipasi Masalah yang Mungkin Timbul Nanti

4. Antisipasi Masalah Yang Mungkin Timbul Nanti - www.telegrafi.com
www.telegrafi.com


Sebagai orangtua, Mama tentu hapal betul kebiasaan anak, termasuk hal-hal yang disukainya maupun dibenci. Nah, dari sini Mama dapat memprediksi masalah apa yang sekiranya bisa muncul ketika anak diajak hadir dalam sebuah pernikahan yang khidmat dan sakral.

Jika sempat buatlah semacam mind map masalah dan upaya apa saja untuk mengatasinya sebelum acara pernikahan tiba. Semakin banyak masalah yang terpecahkan, tentu akan semakin baik dan risiko anak menjadi rewel akan menjadi minimal.


Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal ini pada Anak yang Sedang Tantrum karena Malah Justru Memperburuk Keadaan



5. Atur Waktu Selama di Sana

5. Atur Waktu Selama Di Sana - www.shaunadaniellephotography.com
www.shaunadaniellephotography.com


Daya tahan anak-anak, khususnya balita sampai usia pra-sekolah dalam mengikuti rangkaian acara masih sangat terbatas. Jadi, alangkah baiknya jika Mama dan suami dapat mengatur waktu dengan baik supaya anak tidak merasa kelelahan.

Misalnya sebelum acara selesai atau sebelum dia bosan, usahakan sudah meninggalkan acara. Biar bagaimanapun juga, kalau anak rewel dan merasa lelah, Mama juga yang akan merasa repot nantinya.



6. Ajak Anak Rehat

6. Ajak Anak Rehat - www.mywedstyle.com
www.mywedstyle.com


Satu hingga dua jam adalah jangka waktu yang cukup panjang untuk dilalui bagi anak-anak. Terlebih jika Mama ternyata panitia acara resepsi pernikahan, hingga menjadi seksi sibuk yang harus wira-wiri ke sana sini dan tidak bisa pergi di tengah-tengah acara. Terlebih, anak bisa menjadi bosan menunggu sendirian.

Oleh karena itu, Mama bisa membuat waktu rehat sendiri di tengah acara secara konsisten. Waktunya cukup 10 - 15 menit saja kok! Rehatnya pun bisa bermacam-macam.

Misalnya, ajak dia ke toilet sambil mengobrol di tengah-tengah antrean. Bisa juga mengajaknya untuk bermain bersama saudara dan teman sebayanya yang didampingi oleh orang dewasa.



7. Bawakan Mainan/Makanan Kesukaan

7. Bawakan Mainan/Makanan Kesukaan - www.destinationweddingmag.com
www.destinationweddingmag.com


Tips terakhir ini sangat penting, Ma! Bila Mama memang benar-benar ingin mengajak anak-anak untuk pergi ke resepsi pernikahan, maka jangan lupa untuk selalu membawakan mainan atau makanan kesukaannya. Di samping menyibukkan anak dan membuatnya terfokus pada hal lain, mainan maupun makanan dapat membuatnya lupa akan rasa bosan.


Baca juga: Apa, Nak? Kamu Ingin Menikah di Usia 17 Tahun? Ini Dia Jawaban-Jawaban Kami, Orangtuamu!


Nah, dengan melakukan 7 tips di atas, semoga Mama dan si kecil dapat menikmati acara resepsi pernikahan yang berlangsung ya, tanpa ada kesulitan yang berarti.

Selamat bersenang-senang, Mama!

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ajak Anak ke Resepsi Pernikahan, Beberapa Hal Ini Bisa Menjadi Pertimbangan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Bella Zoditama | @bellazoditama

Saya hidup dengan kata-kata yang tertuang lewat tulisan. Sesekali memotret, membaca, dan menonton untuk menyeimbangkan hidup.

Silahkan login untuk memberi komentar