5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

Penyakit yang sering menyerang wanita

5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!

1.7K
Kenali 5 penyakit wanita yang berbahaya ini, Ma. Dan ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati!

Sebagai seorang Rocking Mama yang super duper aktif, entah itu bekerja atau pun mengurus keluarga, banyak Mama yang sering tidak memperhatikan kesehatannya sendiri. Bener nggak, Ma? Dan kemudian, Mama pun nggak sadar akan hadirnya ancaman penyakit wanita yang berbahaya yang kadang terpicu oleh hal-hal kecil salah yang kita lakukan sehari-hari.

Nah loh.

Bahkan gejala-gejala gangguan kesehatan yang muncul pun kerap diabaikan oleh Mama kan? Padahal hal ini bisa berdampak serius di kemudian hari loh, Ma.

Mau tahu nggak, apa saja penyakit wanita yang berbahaya yang barangkali juga sekarang sedang mengintai Mama?


Ini dia 6 penyakit wanita yang berbahaya berikut gejala dan alternatif pencegahannya yang harus Mama tahu.


1. Dismenore


Penyakit wanita yang berbahaya - dismenore

Mungkin istilah penyakit ini agak asing di telinga Mama, tapi kalau nyeri haid pasti tahu dong, Ma?

Iya, dismenore ini istilah lain untuk nyeri haid. Faktanya, lebih dari 50% wanita mengalami nyeri ketika haid dan 15% di antaranya mengalami nyeri yang sangat hebat. Semoga Mama bukan yang termasuk di antaranya, ya!

Biasanya dismenore ini sering disertai gejala-gejala lain, seperti sakit kepala, mual, sembelit atau bahkan muntah. Biasanya nyeri mulai timbul sesaat sebelum menstruasi, lalu mencapai puncaknya dalam 24 jam dan setelah dua hari akan menghilang.

Untuk mengobatinya bisa menggunakan obat-obat anti radang non-steroid seperti ibuprofen atau asam mefanamat. Selain itu nyeri juga bisa dikurangi dengan banyak beristirahat, pemijatan dan kompres hangat di perut dan pinggang.

Nah, kalau nyeri-nya berlangsung terus menerus hingga mengganggu kegiatan sehari-hari, Mama bisa pertimbangkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Karena dismenore yang tak kunjung reda bisa jadi merupakan tanda penyakit yang lebih serius seperti kista atau infeksi alat reproduksi.



2. Anemia


Penyakit wanita yang berbahaya - Anemia

Mungkin Mama pernah merasa kelelahan dan tidak bersemangat padahal sudah tidur cukup banyak? Bisa jadi Mama terkena anemia yang merupakan penyakit kekurangan sel darah merah dan banyak diderita oleh perempuan usia subur. Karena fungsi utama sel darah merah adalah menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Kurangnya oksigen menyebabkan timbulnya gejala-gejala anemia, di antaranya selain mudah lelah, bisa jadi mama merasakan sakit di kepala, keliyengan, sesak napas, dan lain-lain.

Biasanya anemia disebabkan karena kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi. Namun anemia juga bisa timbul pada Mama yang darah haid-nya berlebih. Sehingga untuk mencegahnya bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran berwarna hijau atau meminum suplemen penambah darah.


3. Depresi



Penyakit wanita yang berbahaya - depresi

Depresi biasanya terjadi karena adanya tekanan fisik yang berat. Namun kadang depresi diperparah dengan kurangnya hormon endorfin di dalam tubuh kita.

Mama, sadarkah kalau kita cenderung lebih mudah depresi dibandingkan Papa? Hal ini dikarenakan Mama lebih banyak mengalami hal-hal yang berdampak pada perubahan hormon, seperti menstruasi, kehamilan, menopause. Sehingga mau tidak mau, ingin tidak ingin, ketidakseimbangan hormon itu memicu Mama menjadi lebih cepat depresi.

Gejala depresi bisa terlihat dari sikap Mama yang selalu murung, sedih, tiba-tiba menangis, gelisah, sakit kepala dan otot. Untuk itulah Mama harus selalu memiliki tempat untuk mencurahkan isi hati agar beban yang dirasakan menjadi lebih ringan atau bisa juga Mama coba berkonsultasi dengan psikolog. Kalau terapi konseling belum menimbulkan hasil, Mama bisa coba untuk mengkonsumsi obat-obat anti depresan dan pengobatan hormonal. Di bawah pengawasan dokter tentunya.


4. Keputihan


Penyakit wanita yang berbahaya - keputihan

Hampir semua Mama pernah mengalami keputihan. Namun banyak yang menyepelekannya. Padahal keputihan yang berlebihan dan terus menerus bisa jadi merupakan indikasi dari penyakit yang lebih serius, di antaranya kemandulan, cacat rahim dan kanker rahim.

Pada dasarnya, sebagaimana disebutkan di bidanku(dot)com, keputihan merupakan hal yang wajar terjadi pada Mama jika ciri-cirinya seperti di bawah ini:

  1. Teksturnya berupa cairan encer
  2. Warnanya bening atau krem
  3. Tidak berbau
  4. Tidak gatal
  5. Tidak berlebih

Namun Mama harus waspada dan menguhubungi tenaga kesehatan jika terdapat tanda-tanda cairan keputihan seperti di bawah ini:

  1. Taksturnya kental
  2. Warnanya putih seperti susu, kuning atau bahkan kehijauan
  3. Terasa gatal
  4. Berbau tidak sedap
  5. menimbulkan bercak pada celana dalam
  6. Jumlahnya sangat banyak

Karena bisa jadi keputihan tersebut diakibatkan oleh jamur, bakteri atau virus sehingga membutuhkan pengobatan yang lebih serius.

Untuk mencegahnya, bisa dengan menjaga kebersihan daerah intim Mama. Usahakan agar pakaian dalam Mama tetap kering agar tidak membuat bakteri dan parasit jahat mudah berkembang. Selain itu, jika Mama sedang haid, gantilah pembalut Mama sesering mungkin.


5. Kanker Payudara


Penyakit wanita yang berbahaya - Kanker

Kanker yang paling sering terjadi pada wanita adalah kanker payudara. Penyebab pasti kanker ini memang belum diketahui denganpasti, Ma. Namun jangan khawatir, dengan penanganan yang tepat sejak dini, penderitanya memiliki kemungkinan sembuh cukup besar.

Oleh karena itu, Mama harus mengetahui gejala-gejala kanker payudara agar Mama bisa lebih waspada. Diantaranya adalah:

  1. Timbulnya benjolan yang tidak wajar. Awalnya, mungkin benjolan ini tampak kecil dan tidak sakit. Namun lama kelamaan membesar dan nyeri bila ditekan.
  2. Keluarnya cairan tidak wajar dari puting, padahal Mama sedang tidak dalam kondisi menyusui. Cairan bisa berupa darah, nanah atau cairan encer.
  3. Perubahan warna puting susu yang semula berwarna merah muda menjadi kehitaman

Nah, jika terjadi hal-hal tersebut di atas, langsung segera periksakan ke dokter ya, Ma!

Oh iya, selain memperhatikan gejala di atas, Mama juga bisa melakukan pemeriksaan sinar X (mammografi). Cara ini dinilai paling ampuh untuk mendeteksi 80-90 persen kasus kanker payudara.


BACA JUGA


Waspadai 5 Penyakit di Musim Hujan - Kenali dan Cegah Datang!

Waspadai 5 Penyakit di Musim Hujan - Kenali dan Cegah Datang!

Penyakit di musim hujan mulai sering menyerang, seiring hujan yang datang terus selama berhari-hari. Waspadai

Read more..


Itulah sedikit ulasan mengenai 5 penyakit wanita yang berbahaya. Namun bagaimanapun juga, mencegah lebih baik daripada mengobati, Ma. Karena itu lebih baik semenjak sekarang kita membiasakan diri mengkonsumsi makanan sehat, selalu berfikiran positif, rajin berolahraga dan senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan.

Mudah-mudahan kita dijauhkan dari segala penyakit dan dan bisa selalu sehat ya, Ma!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Penyakit Wanita yang Berbahaya yang Barangkali Belum Mama Sadari - Kenali Gejala dan Pencegahannya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Sara Mai | @saramai

a mom - a wife- full time employee - part time blogger - food aholic

Silahkan login untuk memberi komentar