5 Cara Jitu Ini Bisa Membuat Anak Suka Belajar Lho!

www.pixabay.com

5 Cara Jitu Ini Bisa Membuat Anak Suka Belajar Lho!

1.6K
Begitu anak tersenyum saat belajar. Itulah waktu yang tepat bagi mereka untuk mengenal dunia.

Tahun ajaran baru benar-benar sudah dimulai minggu ini. How did it go so far, Mama? Apakah si kecil sudah langsung bisa menikmati kegiatan sekolahnya? Baik murid baru ataupun bukan, anak-anak tetaplah sedang berusaha beradaptasi dengan aktivitas sekolahnya masing-masing ya. Yang naik kelas pun biasanya juga penyesuaian lagi dengan guru wali kelas dan pelajaran baru.

Hmmm ... ngomong-ngomong soal pelajaran, apakah si kecil sudah bisa belajar sendiri tanpa harus dipaksa oleh Mama ataupun Papa?

Ada beberapa orangtua yang memang mengalami kesulitan untuk bisa menarik minat putera-puterinya untuk belajar. Sudah beberapa cara mereka lakukan namun tetap saja tidak ada perubahan. Yang lebih parah beberapa dari mereka seringkali tidak sabar dalam mengajari anak-anaknya. Padahal sebenarnya ya, menjadi tugas orangtua untuk menemani anak-anak belajar ya. Meskipun mungkin orangtua nggak selamanya bisa menyediakan jawaban yang benar kalau anak bertanya mengenai pelajarannya. Tapi setidaknya orangtua seharusnya bisa bersama mengajak anak mencari tahu lebih jauh berkaitan dengan materi pelajarannya ini.

Pada akhirnya, kalau sudah mentok, orangtua akan menyerahkan tanggung jawab belajar ini pada sekolah, yang menyebabkan beban sekolah pun menjadi bertambah berat. Orangtua memilki harapan yang besar terhadap pembelajaran yang lebih dari sekolah. Kalau nilai anak-anak nggak bagus, sekolah atau bapak ibu gurunya yang bersalah.


Baca juga: Yuk, Bantu Anak dalam Proses Pendidikannya di Sekolah dengan 5 Hal Berikut Ini!


Duh ...

Hmmm ... Mama mau tahun nggak, apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat anak suka belajar?

Rocking Mama punya 5 cara jitu nih, hingga membuat anak keranjingan belajar. Yuk, cus!



1. Ubah pola pikir

1. Ubah Pola Pikir -


Pola pikir seperti apa yang harus diubah?

Well, kebanyakan dari para orangtua masih memiliki gambaran bahwa yang namanya anak belajar adalah duduk tenang di depan meja sembari ditemani buku-buku yang bertumpuk.

Sebenarnya nggak sepenuhnya salah sih, Ma, dengan gambaran di atas. Cuma kalau kita terapkan kok ya kayaknya pemaksaan banget. Apalagi kalau kita bermaksud menanamkan kesukaan belajar ini sejak si kecil masih balita.

Come on! Balita disuruh duduk anteng? Terus dikasih buku untuk dibaca (at least dibolak-balik)? Duh, kasihan banget deh anaknya!

Anak-anak paling suka mengekplorasi dunia, Ma! Kalau kita suruh mereka hanya duduk tenang sambil mengerjakan soal atau latihan, alhasil deh, dalam hitungan menit mereka sudah lari menjauh!

Ini adalah pola belajar zaman jahiliyah, Ma. Tapi, herannya, orangtua dan guru kebanyakan masih membawa pola belajar seperti ini. Mereka lebih menyukai anak-anak atau murid-muridnya duduk tenang di kursi. Mereka lupa bahwa belajar itu bisa di mana saja dan kapan saja. Anak nggak harus selalu dihadapkan pada tumpukan buku.

So, ajaklah si kecil belajar di luar rumah, Ma. Kenalkan mereka pada benda-benda yang ada di sekitarnya. Contoh nih, mengenalkan gejala alam lewat hujan. Jelaskan pada anak, bagaimana hujan turun? Bagaimana air bisa sampai ke langit? Lalu apa yang membuat air turun ke bumi?

Nah, jadi panjang deh. Dari hujan saja kita sudah bisa menjelaskan banyak hal sains pada anak.

Yakin, tetap mau berdiam diri di rumah?


Baca juga: Yuk, Kita Ajarkan dan Bantu Anak untuk Selalu Berpikir Positif dengan 7 Cara Sederhana Ini!



2. Variasikan dan tambah sumber belajarnya

2. Variasikan Dan Tambah Sumber Belajarnya -


Kebanyakan saat belajar bersama anak itu berarti meja kursi, buku, dan pensil. Kita sering lupa bahwa untuk menarik minat anak dibutuhkan sumber belajar yang berlimpah.

Jadi, Ma, sebelum mulai belajar persiapkanlah sumber belajar yang memadai. Kini ada berbagai aplikasi smartphone yang bisa Mama manfaatkan untuk mengajak si kecil mempelajari sesuatu. Misalnya, app Habitat the Game yang akan memperkenalkan anak pada kehidupan beruang kutub. Atau ShipAntics yang memungkinkan anak-anak memecahkan berbagai puzzle dan riddles. Ah, banyak banget deh, pokoknya! Mama pasti akan dengan mudah memperoleh apps ini, bahkan secara gratis.

Mama juga bisa mengajaknya menonton banyak educational video di channel-channel Youtube. Seperti misalnya, channel Minute Physics, atau channel Make Me Genius, pasti dapat membantu Mama menjelaskan banyak hal pada si kecil.

Jangan ragu untuk memberikan banyak benda atau mengajak anak ke luar rumah lebih sering, demi memperkaya pengetahuan mereka. Jelaskan pada anak-anak mengenai benda-benda yang masih asing baginya.

Percayalah, Ma, dengan sumber belajar yang berlimpah, si kecil akan tumbuh lebih optimal.


Baca juga: Anak Tertarik Gadget? Jangan Panik, Ma! Bantu Dia Menggunakannya Secara Bijak dengan 5 Tips Ini!



3. Konsisten

3. Konsisten -


Untuk membentuk supaya anak senang belajar yang kita butuhkan adalah konsistensi. Konsistensi ini mengacu pada waktu.

Bagaimana caranya?

Untuk anak yang lebih kecil tentukan waktu yang tepat untuk belajar. Misalnya menjelang tidur siang. Atau sebelum tidur malam sembari Mama menceritakan atau membacakan dongeng untuknya. Buatlah hal ini menjadi kebiasaan, Ma.

Bagi anak yang sudah memasuki usia sekolah, buatlah jadwal dan daftar pelajaran. Ajaklah si kecil turut serta dalam merancang jadwal yang sesuai dengan minatnya.

Dengan melibatkan anak, secara tidak langsung kita juga menghargai pendapat mereka.


Baca juga: Auditori, Visual atau Kinestetik? Ini Dia Cara Mudah Kenali Gaya Belajar Anak



4. Make it fun!

4. Make It Fun! -


Kita sering lupa ya, Ma, bahwa belajar itu bisa sambil bersenang-senang! Kita selalu berpikir, bahwa belajar itu harus serius. Hingga tanpa sadar, akhirnya kita berlomba-lomba menciptakan suasana yang menegangkan untuk anak. Bahkan penuh ancaman!

Akibatnya? Ya, anak akan belajar dengan terpaksa, bermuka cemberut, atau parahnya, malah jadi rewel. Hiks.

Padahal saat mereka gembira, minat mereka terhadap ilmu akan bertambah lho. Ketimbang belajar dengan suasana yang tegang, kaku dan penuh ancaman, lebih baik biarkan anak-anak berpikir dengan pola pikir mereka sendiri, Ma. Jangan salah lho, mereka punya logika sendiri yang kadang beyond our thoughts!

So, ketimbang bersikap otoriter pada mereka, lebih baik ikutlah bersenang-senang! Selami pola pikir dan logika mereka. Belajarlah bersama. Ciptakan kedekatan dan kehangatan melalui belajar. Pasti Mama akan merasa amazed begitu Mama bisa memahami mereka.
.
Jadi, ciptakanlah suasana belajar yang menyenangkan!


Baca juga: Ini Lho, 5 Bukti Bahwa Anak-Anak Itu Lebih Cerdas Ketimbang Kita, Orangtuanya!



5. Jadwalkan pula waktu istirahatnya

5. Jadwalkan Pula Waktu Istirahatnya -


Jangan lupa, Ma. Meski mereka belajar sambil bermain dan bersenang-senang, anak-anak tetap membutuhkan waktu istirahat.

Jadi, berilah juga jeda di sela-sela waktu belajar. Biarkan sejenak dia mengambil minum, atau sekadar duduk leyeh-leyeh sambil ngemil. Memforsir anak-anak untuk terus-terus belajar tidaklah baik. Mereka butuh waktu juga untuk mengembalikan energi.

Berilah waktu sehari dua hari tanpa beban belajar. Hari Sabtu dan/atau hari Minggu mungkin? Percayalah, meski libur, mereka juga pasti akan mempelajari sesuatu kalau memang mereka sudah suka belajar, Ma!


Baca juga: Ini Dia Cara Berlibur Sehat Menikmati Alam Bebas Bersama Keluarga a la Rocking Mama Petualang!


Nah, jadi, apa yang sudah Mama lakukan so far, agar kegiatan belajar ini menyenangkan bagi si kecil?

Kalau belum ada, ayo, Ma, kita kondisikan mulai sekarang!

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "5 Cara Jitu Ini Bisa Membuat Anak Suka Belajar Lho!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Swastikha Maulidya Mulyana | @swastikha

Seorang Guru Taman Kanak-kanak yang suka menulis

Silahkan login untuk memberi komentar