Saat Sedang Menempuh Perjalanan Panjang, Jangan Sampai Lupa Memberikan MPASI! Berikut tip-tipnya!

Saat Sedang Menempuh Perjalanan Panjang, Jangan Sampai Lupa Memberikan MPASI! Berikut tip-tipnya!

964
Jangan sampai melupakan asupan gizinya saat dalam perjalanan panjang!

Yayyy! Liburan!

Lebaran di depan mata. Bertepatan dengan Lebaran, keponakan-keponakan saya yang masih SD pun sedang menikmati liburan kenaikan kelas. Yeay! Tahun ini memang pas banget ya, Ma!

Sambil menjalankan ibadah puasa Ramadan, Mama pasti sedang mempersiapkan diri dan keluarga untuk menghadapi mudik. Kalau nggak mudik, ya liburan. Mudik dan liburan berarti keluarga akan menghabiskan waktu yang relatif lama di perjalanan. Jadi, kita harus banget punya persiapan yang matang ya, Ma. Apalagi kalau kita masih punya bayi dan balita.

Salah satu bekal si kecil yang harus disiapkan dengan saksama, adalah MPASI-nya. Karena, walaupun sedang dalam perjalanan panjang, si kecil tetap butuh asupan gizi dari MPASI.

Tapi, aduh, kalau dipikir-pikir betapa rempongnya ya. Paling praktis dan nggak ribet, enaknya memang memilih MPASI instan yang banyak dijual di pasaran. Tapi, kalau bayinya kayak Ahza, anak saya, yang nggak suka MPASI instan, wah, sudah pasti kita harus prepare homemade MPASI yang seperti biasa kita buat untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan.


Baca juga: 5 Resep MPASI Praktis, Mudah dan Super Yummy yang Bisa Dimasak Kurang dari 15 Menit


Tenang, Ma. Menyiapkan MPASI untuk bekal perjalanan panjang sebenarnya nggak seribet yang dibayangkan kok. Yang perlu Mama lakukan adalah menyiapkan satu per satu, mulai dari perlengkapan hingga bahan-bahannya.

Satu per satu, Ma, dipikirin dan disiapkan. Jangan mikir yang semua sekaligus, supaya nggak ada ketinggalan dan juga nggak kebayang beratnya.

Berikut ini tip-tip menyiapkan dan memberikan MPASI pada si kecil selama perjalanan mudik ala Rocking Mama.


Perlengkapan MPASI di Perjalanan Panjang


Siapkan perlengkapan MPASI mulai dari peralatan makan sampai perlengkapan untuk membuat makanan MPASI. Supaya efisien, sesuaikan perlengkapan tersebut dengan jenis makanan si kecil.

Misalnya, bayi umur 6 - 7 bulan mengonsumsi bubur susu, tim saring halus untuk bayi usia 7 - 8 bulan, 9 - 10 bulan tim saring kasar, 10 - 12 bulan nasi lembek, dan bayi usia di atas 1 tahun sudah bisa makan apa yang orangtuanya makan.

Selain perlengkapan membuat MPASI, Mama juga harus menyiapkan tempat makan yang bisa menahan panas agar makanan yang akan diberikan juga tahan panas. Yah, minimal selama beberapa jam. Atau yang mampu menahan dingin agar makanan tidak basi.

Oh iya, sebaiknya Mama jangan menggabungkan tempat makanan orang dewasa dan makanan si kecil ya. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir perbedaan suhu karena sering dibuka berkali-kali.

Untuk tempat makanan, sebaiknya Mama menggunakan boks khusus untuk sekali makan. Semacam kontainer kecil yang pas untuk menyimpan satu porsi sekali makan. Hal ini untuk menjaga agar makanan yang belum akan dimakan tidak terjamah tangan.


Baca juga: 7 Seleb Hollywood Ini Bikin Sendiri MPASI Bayi Mereka, Lho! Sontek Resepnya, Yuk, Ma!


Tips Memberikan MPASI di Perjalanan Panjang


Nah, kalau sudah berangkat, dan sudah saatnya si kecil makan, kita mulai nih 'perjuangannya'. Hihihi.

Dalam memberikan MPASI, sebaiknya Mama perhatikan beberapa hal berikut.



Hindari memberi makan si kecil di dalam kendaraan yang bergerak

Sebaiknya, bayi makan di tempat istirahat, atau tempat yang nyaman yang memungkinkan kendaraan untuk berhenti sejenak. Hal ini dilakukan untuk mencegah bayi tersedak, Ma.

Begitupun ketika akan mengolah makanan atau membuat minuman. Sebaiknya hentikan dulu kendaraannya, untuk meminimalisir risiko si kecil terkena tumpahan air panas, atau bahan makanan lainnya.


Enjoying the meal time

MPASI adalah momen di mana bayi belajar untuk makan. Dan yang lebih penting lagi, saat-saat MPASI adalah waktu di mana si kecil bereksplorasi dengan makanan, mulai dari tekstur, warna, rasa, bau dan lain-lain.

Untuk itu, biarkan si kecil tetap menikmati waktu makan tersebut, Ma. Jangan karena sedang dalam perjalanan, Mama dan Papa memburu-buru si kecil untuk menghabiskan makanannya. Perhitungkan dan luangkan waktu khusus di perjalanan untuk memberi MPASI pada si kecil ya.


Baca juga: Si Kecil Masih Susah Makan Sayur, Ma? Coba 15 Cara Sederhana Ini, Yuk!


Waspada jam lapar

Seperti halnya orang dewasa, bayi yang lapar juga akan merasa nggak nyaman dan menjadi rewel. Untuk mengantisipasinya, sebaiknya setiap menjelang jam lapar bayi, Papa sudah langsung meminggirkan kendaraan di tempat istirahat atau pemberhentian, sedangkan Mama juga langsung bersiap-siap memberi makan si kecil.

Jika sudah terlanjur rewel, dikhawatirkan si kecil akan sulit untuk makan dan menjadi sakit, Ma. Kunci utama untuk menjaga bayi tetap sehat selama perjalanan adalah menjaga asupan makanannya. Seperti saya, kalau sampai telat memberi makan Ahza, biasanya sepulang dari perjalanan dia akan sakit. Yah, minimal masuk angin. Kan kasian, Ma.



Istirahat yang cukup

Nggak hanya orang dewasa yang bisa merasa lelah di perjalanan panjang, bayi pun bisa merasa lelah, dan hal ini dapat menurunkan daya tahan tubuhnya.

Sewaktu Ahza masih baru lahir dan sering sekali pulang pergi Bandung - Jakarta, biasanya ia akan rewel ketika kita nonstop berkendara dan nggak menyempatkan untuk istirahat. Kalau sudah begitu, biasanya bayi akan berisiko sakit lebih tinggi.

Jadi, sebaiknya, jadwalkan istirahat rutin sekadar untuk meluruskan kaki, pergi ke kamar mandi, shalat dan memberi udara segar untuk si kecil ya, Ma.


Perhatikan kebersihan

Jangan lupa, untuk selalu siapkan hand sanitizer saat bepergian untuk mencegah tangan kotor saat memberi makan si kecil. Hal ini untuk meminimalisir risiko terkena diare.

Juga sempatkan untuk membersihkan bekas makan si kecil ya, Ma. Walaupun hanya dengan air seadanya. Jangan lupa untuk tetap mensterilkan peralatan makan si kecil ketika sudah sampai di tempat tujuan.

Selain itu, juga jangan lupa untuk memastikan air yang dipakai untuk membuat MPASI selalu dalam keadaan steril. Jika membeli air kemasan di perjalanan, pastikan bahwa segel botol memang belum terbuka untuk menjamin mutu dan kebersihan air.


Baca juga: Mama, Jangan Katakan 9 Hal Ini Saat si Kecil Sakit dan Harus Membawanya ke Dokter!


Nah, Mama, semoga sedikit tips ini bermanfaat untuk Mama dan juga si kecil saat di perjalanan nanti ya.

Sebenarnya membawa bayi bepergian itu sangat menyenangkan kok, asalkan Mama sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Ada yang juga punya tips seputar memberi MPASI di perjalanan panjang? Yuk, share cerita Mama di kolom komentar.

Selamat mudik dan liburan ya, Mama! Saya dan Ahza kayaknya bakal jagain Bandung aja nih. Hahaha.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Saat Sedang Menempuh Perjalanan Panjang, Jangan Sampai Lupa Memberikan MPASI! Berikut tip-tipnya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Dessy Natalia | @dessynatalia

Happy single mom, mompreneur, blogger at www.ibujerapah.com

Silahkan login untuk memberi komentar